Program KPP Gowa Tidak Produktif
Tribun Timur - Senin, 6 Februari 2012 15:16 WITA
Berita Terkait
- Romangloe Cup Digelar 3 Juni
- Kiwa Akan Disulap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
- Warga Keluhkan Pelayanan PLN Gowa
- Bupati Gowa Warning IPDN Kampili
- Wakapolres Gowa Berganti
- DPRD Gowa Enggan Beberkan Proyek Bermasalah
- Truk Mogok Macetkan Sungguminasa
- PKS Gowa Temu Kader di Somba Opu
- Komisi II DPRD Gowa Turun Sosialisasi di Pallangga
- Ketua Fraksi Demokrat Gowa Mundur
SUNGGUMINASA,TRIBUN-TIMUR.COM- Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP)
Kabupaten Gowa, Rismawati Kadir Nyampa mengharapkan adanya peningkatan
peran perempuan dalam ruang demokrasi khususnya di Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Gowa.
Menurutnya peningkatan peran itu, dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas anggota dewan khususnya kaum hawa. Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini KPP Gowa berencana melakukan pengukuhan dan rapat kerja sehingga kedepan peran itu dapat diakumulasi melalui sebuah konsep dari KKP.
"Paling lambat April kita sudah pengukuhan dan dapat melaksanakan rapat kerja. Kemarin sempat tertunda, kantor di bongkar," ujar Rismawati yang ditemui di Kantor DPRD Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Senin (6/2/2012).
Meski telah terbentuk pada tahun 2010 lalu, namun hingga saat ini KPP Gowa masih kurang produktif dan masih nihil program. Hal itu dapat terlihat dari proses pengukuhan hingga saat ini yang belum juga terlaksana.(*)
Menurutnya peningkatan peran itu, dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas anggota dewan khususnya kaum hawa. Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini KPP Gowa berencana melakukan pengukuhan dan rapat kerja sehingga kedepan peran itu dapat diakumulasi melalui sebuah konsep dari KKP.
"Paling lambat April kita sudah pengukuhan dan dapat melaksanakan rapat kerja. Kemarin sempat tertunda, kantor di bongkar," ujar Rismawati yang ditemui di Kantor DPRD Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Senin (6/2/2012).
Meski telah terbentuk pada tahun 2010 lalu, namun hingga saat ini KPP Gowa masih kurang produktif dan masih nihil program. Hal itu dapat terlihat dari proses pengukuhan hingga saat ini yang belum juga terlaksana.(*)
Penulis : Yasdin
Editor : Ridwan Putra