
- Pengusaha Kerudung Sulap Ducati 848 Bergaya Superbike
- Bukan Rossi, Tetapi Hayden Pemimpin di Ducati
- Ducati AMG akan Menjadi Koleksi
- Ducati Fokus Jinakkan Tenaga Mesin
- Rossi Belum Menyerah dan Belum Mau Tinggalkan Ducati
- Rossi Hengkang, MotoGP Terancam
- Capirossi Yakin Rossi Masih Bisa Bersaing
- Rossi Tak Berdaya Tunggangi Ducati
- Rossi dan Ducati Perlu Extra Time
- Komentar Rossi Saat Tes Yamaha dan Ducati
Menurutnya, hasil selama tiga hari uji coba itu membuktikan bahwa Ducati berada di trek yang benar setelah melakukan perubahan secara besar-besaran untuk menyambut musim 2012.
Ducati tampil buruk sepanjang musim 2011. Padahal, tim yang bermarkas di Bologna itu punya ekspektasi yang sangat tinggi ketika merekrut juara dunia tujuh kali MotoGP, Valentino Rossi. Tetapi faktanya berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan, karena Rossi pun menemui kesulitan besar dalam debutnya dengan tim juara dunia 2007 itu.
Nah, keterpurukan itu membuat Ducati langsung berbenah dan
melakukan revolusi. Mereka membuat konsep baru pada motor Desmosedici
GP12, yang secara resmi diujicoba di Sepang. Meskipun belum menjadi yang
terbaik, tetapi catatan waktu Rossi berkisar antara 0,7 dan 1,2 detik
dari pebalap terdepan. Inilah yang membuat Prezioso cukup puas dengan
performa motor baru tersebut.
"Anda bisa melakukan simulasi
sebanyak anda suka, tetapi sensasi pebalap adalah rasa yang dia ciptakan
dengan motornya, dan itu tak terbantahkan," ujar Preziosi kepada Gazzetta dello Sport.
"Saya
takut dengan cara bagaimana memecahkan masalah, tergantung kepada
proses data dan penilaian para pebalap, yang salah. Memang kami masih
jauh tertinggal dari (Casey) Stoner, tetapi jika kami melihat Yamaha,
maka kami sudah mulai mendekat."
Mengenai beberapa wilayah di
mana Rossi mengalami kesulitan sepanjang musim 2011, Preziosi mengatakan
bahwa mereka mengalami kemajuan cukup menggembirakan. Persoalan pada
front-end mulai teratasi.
"Masalah, terutama yang dialami Rossi,
adalah rasa pada bagian depan, ketika kontak dengan permukaan trek dan
masuk tikungan. Semuanya sudah ditemukan," ujarnya.
"Mengapa kami
tak melakukan itu sebelumnya? Itulah balapan. Honda juga tidak
mendapatkannya pada 2009, dengan motor yang membuat mereka dominan di
2011! Anda berusaha memecahkan masalah ketika mereka bangkit, tetapi
tidak ada revolusi, melainkan sebuah evolusi."(*)