Saat Pemusnahan, Buruh Bangunan Ambili Ballo untuk Diminum
Tribun Timur - Selasa, 31 Januari 2012 10:50 WITA

Tribun/Irex
Ribuan botol minuman keras (miras) tradisional Makassar (ballo) dibuang ke sungai oleh aparat dari Kepolisian Resort Gowa, Selasa (31/1/2012).
Berita Terkait
- Kiwa Akan Disulap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
- Warga Keluhkan Pelayanan PLN Gowa
- Bupati Gowa Warning IPDN Kampili
- Wakapolres Gowa Berganti
- DPRD Gowa Enggan Beberkan Proyek Bermasalah
- Truk Mogok Macetkan Sungguminasa
- Disoal Dukungan Warga Manggala Ada Pabrik Miras
- PKS Gowa Temu Kader di Somba Opu
- Pabrik Miras Oplosan Rugikan Pengusaha Miras
- Komisi II DPRD Gowa Turun Sosialisasi di Pallangga
Makassar, tribun-timur.com
- Ribuan botol minuman keras (miras) tradisional Makassar (ballo)
dibuang ke sungai oleh aparat dari Kepolisian Resort Gowa, Selasa
(31/1/2012).
Ballo ini merupakan hasil sitaan polres selama empat hari operasi di sejumlah titik di Gowa. Menurut polisi, ballo itu umumnya berasal dari Kabupaten Jeneponto.
Ballo yang disita dikemas dalam botol air mineral ukuran 1,5 liter, kemudian dimasukkan dalam karung dan diangkut dengan truk polisi ke Jl Tun Abdul Razak (Hertasning Baru).
Aroma alkohol tercium dalam radius 100 meter. Warga ikut menyaksikan proses pemusnahan itu. Beberapa di antaranya, sebagian buruh bangunan, malah mengambil beberapa botol ballo untuk diminum.(*)
Ballo ini merupakan hasil sitaan polres selama empat hari operasi di sejumlah titik di Gowa. Menurut polisi, ballo itu umumnya berasal dari Kabupaten Jeneponto.
Ballo yang disita dikemas dalam botol air mineral ukuran 1,5 liter, kemudian dimasukkan dalam karung dan diangkut dengan truk polisi ke Jl Tun Abdul Razak (Hertasning Baru).
Aroma alkohol tercium dalam radius 100 meter. Warga ikut menyaksikan proses pemusnahan itu. Beberapa di antaranya, sebagian buruh bangunan, malah mengambil beberapa botol ballo untuk diminum.(*)
Penulis : Muh. Irham
Editor : Ina Maharani