Korban Xenia Maut: Nyawa Dibayar Nyawa
Tribun Timur - Jumat, 27 Januari 2012 09:22 WITA

akbar ramadhan
Berita Terkait
- Xenia dan Grandmax Dongkrak Penjualan Daihatsu
- Sopir Xenia Maut Baru Buka Mata Saat Mobil Terhenti
- Tersangka Xenia Maut juga Dituntut Perdata
- Avanza Tabrak Motor, Lima Orang Dilarikan ke RS
- R3 Siap Saingi Avanza dan Xenia di Makassar
- Digelar Tahlilan di Lokasi Xenia Maut
- Tes Darah Afriyani Cs Positif Ekstasi
- Ini Tulisan Tangan Supir Xenia Maut
- Ibu Supir "Xenia Maut" Syok Putrinya Tabrak 13 Orang
- Afriyani Minum Tiga Botol Whiskey dan Bir
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Akbar Ramadhan (14) salah satu korban luka Xenia maut yang sempat menjalani perawatan di RSPAD selama 4 hari, akibat retak tempurung lututnya menuntut Afriyani Susanti membayar nyawa dengan nyawa.
"Buat mba April nyawa harus dibayar nyawa," ucap Akbar dengan sedikit emosi saat berbincang dengan Tribunnews.com di kediamannya RT 12 RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2012).
Siswa kelas 2 SMP 156, Jakarta Pusat ini begitu kecewa karena kehilangan 4 sahabatnya, Muhamad Akbar (20), Buhari (17), Firmansyah (17), dan Muhamad Hudzaifah (16) yang tewas diseruduk mobil yang dikemudikan Afriyani.
"Kalau pembalap sih enggak apa-apa, ini pake narkoba, nyawa teman-teman saya juga ngga bisa balik," katanya sambil meneteskan air mata.
Kondisi kesehatan Akbar sendiri sudah lebih baik. Akbar Ramadhan adalah korban yang tidak mengalami luka serius dibandingkan korban luka-luka lainnya..(*)
Editor : Ridwan Putra
Sumber : Tribunnews.com