- Rekan Tewas Tertabrak, Mahasiswa STAIN Palopo Berduka
- DPP Demokrat Gembira Jika JK ke di Demokrat
- Anas-Ibas Ngopi di Phoenam Jampea
- Demokrat Sulsel Siap Tampung Burhanuddin Baharuddin
- Ilham Akan Berangkat ke Toraja Utara Besok
- Cagub Sulsel Harus Beri Contoh Politik Sehat
- Berbekal 7 Kursi, PPDI Yakin Menangkan IA
- Demokrat: Syahrul Itu Jago Retorika
- Demokrat Terus Lobi Tiga Parpol untuk Dukung Ilham-Aziz
- Aksi Hamburkan Uang Ketua Demokrat Soppeng Dinilai…
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie, membantah ada rivalitas di internal PD yang ingin melengserkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum PD. Menurut Marzuki, semua kader mendukung Anas.
"Anas adalah kader Partai Demokrat. Semua sayang dengan Anas," kata Marzuki ketika dihubungi, Rabu (25/1/2012).Pernyataan Marzuki itu membantah pernyataan Ahmad Mubarok, anggota dewan pembina, yang menyebut ada rivalitas di internal PD. Menurut Marzuki, ia sudah menegur Mubarok dalam rapat dewan pembina semalam.
"Di internal partai tidak ada rivalitas. Kita semua mendukung hasil kongres (di Bandung). Kita sebagai pejuang partai bersama-sama pendiri partai tidak mau partai ini terpecah belah. Apalagi banyak kader baru yang tidak paham dengan perjuangan partai," kata Marzuki.
Ia menambahkan, semua kader sepakat PD harus diselamatkan karena berbagai hasil jajak pendapat menyebut dukungan terhadap PD terus terpuruk. Mengenai solusi, lanjut dia, semua anggota dewan pembina menyerahkan kepada Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono.
"Jadi tidak ada desakan (Anas mundur). Namun, intinya Partai Demokrat harus selamat dari tsunami yang saat ini menyerang. Saya sudah sampaikan, bagi saya politik adalah pengabdian, bukan ambisi," kata mantan calon Ketum PD itu.(*/tribun-timur.com)