Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ferguson dan Guardiola di Mata Pique

Pique memaparkan sedikit soal taktik bermain dengan tiga bek, dalam skema 3-4-3, yang beberapa kali diterapkan Barcelona musim ini.

Tayang:
Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, BARCELONA - Sebelum hijrah ke Barcelona pada 2008 lalu, Gerard Pique bermain di bawah asuhan Alex Ferguson di Manchester United selama empat tahun. Menurutnya, ada sejumlah perbedaan dalam menjalankan pekerjaan antara Ferguson dan Pelatih Barcelona, Josep Guardiola.

"Ferguson adalah seorang manajer. Dia sering tidak datang ke tempat latihan. Dia sering berada di kantornya dan mengerjakan tugas yang berbeda di klub," kata Pique kepada FIFA.

"Aku pikir, dia lebih dari sosok seorang ayah. Setidaknya, itu yang aku rasakan ketika aku bergabung bersama mereka pada usia 17 tahun. Dia adalah seorang motivator luar biasa. Cara dia berbicara sebelum pertandingan sangat fantatis."

"Guardiola banyak menghabiskan waktu dengan pemain dan kemudian dia duduk selama kurang dari sepuluh jam untuk menonton video. Jadi, dia bisa menunjukkan kepada kami rekaman pertandingan lawan kami dan bagaimana cara menyerang mereka," beber Pique.

Dalam kesempatan itu, Pique memaparkan sedikit soal taktik bermain dengan tiga bek, dalam skema 3-4-3, yang beberapa kali diterapkan Barcelona musim ini.

"Ide di balik formasi 3-4-3 adalah membuat kami lebih menyerang, membuat kami lebih menguasai posisi, dan membantu kami membuat lebih banyak peluang gol. Anda harus lebih banyak berlari. Setelah pertandingan, Anda merasa lebih lelah karena kami lebih banyak menyerang," papar Pique.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved