Sembilan Tersangka Pembobol Rumah Ditangkap Saat Pesta Narkoba
Tribun Timur - Kamis, 12 Januari 2012 20:13 WITA
Berita Terkait
- Cukup Berjalan Kaki, AD dan SA Sikat Sepeda Motor
- Mantan Pedagang K5 Jadi Pengedar Narkoba
- 2 Pelajar Terlibat Kasus Narkoba Selama 2012
- Lagi Berduaan, Pengguna Narkoba Ditangkap
- Jadi Anggota Geng Narkoba, Wanita Ini Sudah Bunuh…
- Pelaku Narkoba Ditangkap dekat Mapolres Parepare
- 15 Paket Sabu Ditemukan di Sel Supriadi
- 33 Kasus Narkoba Jerat 50 Tersangka
- Berkas Narkoba Pilot Lion Air Belum Dilimpahkan
- Polisi Temukan Narkoba di Sel Rutan Klas I Makassar
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Sembilan komplotan pembobol rumah dibekuk di tempat berbeda. Saat beraksi, mereka kadang bertindak kejam dan tak segan-segan melukai korbannya.
Kapolsek Rappocini, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ahmad Maryadi, mengatakan, penangkapan para pelaku kejahatan ini berlangsung setelah dilakukan pengintaian dan pengamatan yang cukup lama. Polisi bahkan harus menyusupkan salah satu anggotanya ke kelompok mereka untuk mengetahui aktivitas para pelaku.
"Mereka dibekuk kala sedang berpesta narkoba," tambah Ahmad Maryadi kepada wartwan di kantornya, Kamis (12/1/2012).
Kesembilan spesialis perampok ini diringkus di dua lokasi yang berbeda-beda. Penangkapan komplotan sindikat pembobol rumah ini, mulai dari bosnya hingga penadah barang hasil curian mereka.
Mereka yang bekuk adalah Herman, Mustafa Kamal, Akri, Syahrir, Rahmat, Muhammad Nofrial, Perdana Herianto, Nurdianto dan Samsuar.
"Mereka merupakan residivis dan sudah menjadi target polisi selama ini. Dalam aksinya tersangka ini seringkali bertindak ekstrim tatkala korbannya melakukan perlawanan," kata Maryadi.(*/tribun- timur.com)
Kapolsek Rappocini, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ahmad Maryadi, mengatakan, penangkapan para pelaku kejahatan ini berlangsung setelah dilakukan pengintaian dan pengamatan yang cukup lama. Polisi bahkan harus menyusupkan salah satu anggotanya ke kelompok mereka untuk mengetahui aktivitas para pelaku.
"Mereka dibekuk kala sedang berpesta narkoba," tambah Ahmad Maryadi kepada wartwan di kantornya, Kamis (12/1/2012).
Kesembilan spesialis perampok ini diringkus di dua lokasi yang berbeda-beda. Penangkapan komplotan sindikat pembobol rumah ini, mulai dari bosnya hingga penadah barang hasil curian mereka.
Mereka yang bekuk adalah Herman, Mustafa Kamal, Akri, Syahrir, Rahmat, Muhammad Nofrial, Perdana Herianto, Nurdianto dan Samsuar.
"Mereka merupakan residivis dan sudah menjadi target polisi selama ini. Dalam aksinya tersangka ini seringkali bertindak ekstrim tatkala korbannya melakukan perlawanan," kata Maryadi.(*/tribun- timur.com)
Penulis : Nashrudin
Editor : Muh. Irham