Korban Tenggelam Ditemukan dengan Sarung Melilit di Pinggang
Tribun Timur - Senin, 9 Januari 2012 07:12 WITA

ist
tenggelam
Berita Terkait
- Tim SAR Kesulitan Temukan Korban Tenggelam
- Warga Paleteang Tenggelam di Sungai Corowali
- SAR Unhas Masih Cari Warga Masamba yang 3 Hari Tenggelam
- Mahasiswa Unismuh Tewas di Pantai Trans Mall
- Siswi SMP 10 Tewas Tenggelam D Tanjung Bayang
- Tubuh Pengasong yang Tenggelam di Pelabuhan Masih…
- Warga Gowa Tenggelam di Pelabuhan Soekarno Hatta
- Pedagang Asongan Tenggelam di Pelabuhan Makassar
- Korban Tenggelam Parangloe Ditemukan
- Tim Pencarian Korban Tenggelam Parangloe Dibagi Empat
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -Satu lagi, tugas kemanusiaan berhasil dijalankan oleh tim UKM SAR Universitas Hasanuddin (Unhas). Baru-baru ini tim SAR Unhas yakni Ayyub Radjiman SAR 3751506 UH dan Syahrir SAR 4111708 UH bersama tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai RongKong, Sabbang, Luwu Utara. Korban yang bernama Yasir (60 tahun) ditemukan setelah tenggelam sejak Rabu (4/1/2012) pekan lalu.
Ketua SAR Universitas Hasanuddin (Unhas) La Ode Abdul Sadri mengatakan, korban yang terseret arus sungai Rongkong berhasil ditemukan oleh tim gabungan SAR yang terdiri dari SAR Unhas, SAR Malili Luwu Utara, Basarnas Bone, BPBD Luwu Utara, Gabungan KPA se-Luwu Utara, KSR PMI Luwu Utara, dan dibantu oleh warga setempat.
Sebelumnya, pencarian rencana dihentikan atas permintaan keluarga. Hal ini dikatakan pada saat briefing pelaksanaan operasi selama 4 hari sebelumnya, namun semua tim tetap stand by untuk kemungkinan ditemukannya korban.
"Kemudian tanggal 7 Januari sekitar pukul 15.30 wita, datang warga melapor ke posko bahwa korban telah ditemukan oleh pemancing di daerah Bakka Kecamatan Sabbang," kata Sadri dalam rilisnya, Senin (9/1).
SAR Gabungan tersebut menggunakan 1 unit perahu Katinting beserta beberapa personil diturunkan untuk mengecek. Setelah dipastikan, kemudian 2 tim menggunakan perahu katinting menyusul untuk melakukan evakuasi korban.
"Kondisi korban saat dievakuasi dalam keadaan tertelungkup dan terdampar di pinggir sungai dengan sarung masih melilit di pinggang," katanya.(*/tribun-timur.com)
Ketua SAR Universitas Hasanuddin (Unhas) La Ode Abdul Sadri mengatakan, korban yang terseret arus sungai Rongkong berhasil ditemukan oleh tim gabungan SAR yang terdiri dari SAR Unhas, SAR Malili Luwu Utara, Basarnas Bone, BPBD Luwu Utara, Gabungan KPA se-Luwu Utara, KSR PMI Luwu Utara, dan dibantu oleh warga setempat.
Sebelumnya, pencarian rencana dihentikan atas permintaan keluarga. Hal ini dikatakan pada saat briefing pelaksanaan operasi selama 4 hari sebelumnya, namun semua tim tetap stand by untuk kemungkinan ditemukannya korban.
"Kemudian tanggal 7 Januari sekitar pukul 15.30 wita, datang warga melapor ke posko bahwa korban telah ditemukan oleh pemancing di daerah Bakka Kecamatan Sabbang," kata Sadri dalam rilisnya, Senin (9/1).
SAR Gabungan tersebut menggunakan 1 unit perahu Katinting beserta beberapa personil diturunkan untuk mengecek. Setelah dipastikan, kemudian 2 tim menggunakan perahu katinting menyusul untuk melakukan evakuasi korban.
"Kondisi korban saat dievakuasi dalam keadaan tertelungkup dan terdampar di pinggir sungai dengan sarung masih melilit di pinggang," katanya.(*/tribun-timur.com)
Penulis : Suryana Anas
Editor : Muh. Irham