
- Terimakasih untuk Garuda dan Lufti Parewangi
- Yamaha Byson Baru Meluncur di India
- Wawancara Calon Pramugari Garuda Wajib Pakai Pantofel
- Chairul Tanjung Borong Saham Garuda
- India Jadikan Teh Minuman Nasional
- Garuda Ditabrak Burung Elang
- Pesawat Garuda Siapkan Internet WiFi
- Vettel Ajungkan Jari Tengah ke Pebalap India
- Garuda Buka Rute Balikpapan-Denpasar
- Naikkan Harga Tiket, Menteri India Mundur
Perusahaan makanan ini bakal memproduksi dan menjual panganan (snack) modern di negara tersebut. Untuk memulainya, GarudaFood akan membangun pabrik seluas 2.500 meter persegi dengan menggandeng Polyflex Pvt. Ltdz, salah satu produsen kursi mobil lokal.
Sudhamek AWS, Presiden Direktur GarudaFood menjelaskan, ekspansi ke India itu dilakukan dengan cara kerjasama joint venture. Mengenai kapasitas pabriknya, Sudhamek mengaku belum bisa merinci secara detail. Yang jelas, investasi awal pembangunan pabrik di India mencapai US$ 10 juta.
Sekadar menyegarkan ingatan, sebelumnya GarudaFood membangun pabrik di China, GarudaFood berkomitmen untuk melakukan ekspor dari Indonesia. Alasannya, beberapa jenis panganan masih diproduksi di Indonesia. Artinya, sebagian produk yang dijual di India masih dipasok dari pabrik di Indonesia. "Tidak semua produk bisa dikerjakan di China ataupun India," ungkap Sudhamek
Dengan melakukan ekspansi ke India, GaridaFood berharap bisa meningkatkat pangsa ekspornya yang masih 10% dari omzet. Perusahaan makanan ini mengincar kontribusi ekspor sebesar 25% di tahun 2015 dengan pendapatan total Rp 20 triliun. Saat ditanya target tersebut, Sudhamek tak menampiknya. Maklumlah, GarudaFood memang kepincut pasar regional.(*)