Capello Tuduh Jerman "Pencuri"
Jerman memiliki lima pemain dengan darah Turki yang memilih bermain buat timnas Jerman. Kita semua tahu apa yang terjadi," kata Capello
Dalam pernyataannya kepada pers di Dubai, Uni Emirat Arab, Capello mengkritik strategi Jerman dalam membantun timnasnya. Menurutnya, Jerman melakukan apa saja, termasuk mencuri bakat negara lain, dalam hal ini Turki.
"Para pemain ini mendapat paspor baru. Jerman memiliki lima pemain dengan darah Turki yang memilih bermain buat timnas Jerman. Kita semua tahu apa yang terjadi," kata Capello, sebelum mendesak Presiden UEFA, Michel Platini, untuk melakukan tindakan menyangkut "pencurian" tersebut.
Ini yang membuat Sammer marah. Dia kemudian mengkritik balik Capello. "Kami merekrut pemain dari mana saja," tegas Sammer kepada Bild.
"Saya tak bisa memahami pernyataannya (Capello). Olahraga hanya merespons perkembangan dalam masyarakat. Ketika kami membuka pintu buat semua pemain dengan latar belakang imigran, maka kami membukanya buat siapa saja. Itulah peran olahraga," lanjut Sammer.(*)