Orang Bugis Tak Mengenal Ucapan Terimakasih
Orang Bugis Tak Mengenal Ucapan Terimakasih
Editor:
Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Dialog budaya kini sedang berlangsung di kediaman seniman Asdar Muis di Kompleks Bukit Hartaco Indah, Daya Makassar. Dialog ini menampilkan pembicara Dr Darwis, Dr Syahriar Tato, Asdar Muis, dan Asia Ramli Prapanca. Sementara peserta dialog juga dihadiri hampir 10 orang seniman dari Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Hadir pula pemerhati seni lainnya Bahar Merdhu, Anis Kaba, Mega Atu Retnoningtyas dari Surabaya dan lainnya.
Dalam dialog Darwis mengatakan seniman sangat berperan besar dalam merekonsiliasi konflik di masyarakat. Lewat pertunjukkan teater misalnya, seniman dapat mempengaruhi dan menumbuhkan kesadaran warga untuk bersatu dan hidup dalam suasana damai.
Sosiolog Darwis juga mengatakan orang Bugis Makassar tidak pernah mengenal kata terima kasih. Tetapi itu bisa dilakukan dalam simbol simbol. Misalnya ada tetangga yang datang membawa kue ke rumah seseorang, biasanya piring pembawa kue tadi tidak pulang kosong tetapi diisi dengan pemberian pula. Itu termasuk simbol ucapan terima kasih yang menerima pemberian tadi. Sampai sekarang dialog masih berlangsung. (*/tribun-timur.com)