Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

6 Nelayan Sinjai Ditangkap di Timor Leste

Diketahui keenam warga ini meninggalkan pelabuhan Sinjai sejak tanggal 21 November untuk menangkap ikan.

Tayang:
Penulis: Mahyuddin | Editor: Ina Maharani
Sinjai, Tribun-timur.com -- Sebanyak enam  warga Kelurahan Burung Loe, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai dibekuk di Polisi di perairan Timur Leste. Hingga kini pihak keluarga keenam nelayan ini tidak diketahui nasibnya. Diketahui keenamnya masing-masing Kahar (25), Ceta (45), Ambo (45), Laji (25), Tiar (23), dan Hasran (23). Mereka menggunakan kapal KM Masagena 04.

"Kami baru dua kali dihubungi oleh keluarga kami. Mereka juga belum mengetahui nasibnya. Pasalnya belum ada kejelasan dari pihak Kepolisian Timur Leste, " ujar kakak Kahar, Raju, Minggu (25/12) saat ditemui.

Ia juga menjelaskan bahwa, terakhir, adiknya memberi kabar bahwa ia dan kelima anak buah kapalnya sudah berada dalam tahanan polisi setempat. Adiknya juga menelpon dengan menggunakan nomor polisi tempatnya ditahan.

Diketahui keenam warga ini meninggalkan pelabuhan Sinjai sejak tanggal 21 November untuk menangkap ikan.

Namun, baru seminggu lalu pihak keluarga masing-masing nelayan mengetahui kejadian tersebut. Pasalnya, keenam warga Indonesia ini baru diizinkan menghubungi keluarganya setelah melalui proses pemeriksaan polisi setempat.

"Kahar menelpon saya. Kemudian kabar tersebut saya berikan kepada keluarga mereka masing-masing, " kata Raju.

Menurut Petugas Kesahbandaran wilayah Sinjai Rukayah, sesuai surat persetujuan pelayaran, KM Masagena 04 meninggalkan pelabuhan Sinjai dengan tujuan Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk menangkap ikan. Ia juga menyebutkan bahwa kapal yang hendak berlayar dari pelabuhan Sinjai harus melakukan pendaftaran untuk mengeluarkan surat berlayar.

"Surat tersebut hanya berlaku 1X24 jam sehingga ketika kapal berlabuh di pelabuhan lain, surat tersebut diperbaharui kembali, " jelas Rukayah.

Kahar merupakan Nahkodah KM Masagena 04 yang berawakkan lima orang. Kahar memiliki Istri dan seorang anak yang terus menunggunya kembali. Kahar dan keluarganya tinggal di rumah orang tuanya. Pihak keluarganya kini hanya tinggal menunggu kabar nasib keluarga mereka yang masih ditahan polisi Timur Leste.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved