10 Perampok Jarah Alfamart di Ciputat
Tribun Timur - Jumat, 23 Desember 2011 10:21 WITA

int
salah satu gerai alfamart
Berita Terkait
- Karyawan Indomart Andi Tonro Tak Kenali Perampoknya
- Pelaku Perampokan Indomart Sulit Dikenali
- Alasan Beli Susu, Perampok Beraksi di Alfamart
- Reka Ulang Perampokan Alfamart Toddopuli
- Perampok Bersenjata Bawa Kabur Tas Kosong
- Perampok Bersenjata Tajam Sekap Pemilik Toko 3 Jam
- Berani Lawan Petugas, Polisi Dor Perampok
- Lagi, Mini Market Dirampok di Makassar
- Perampok Bermodus Jadi Paranormal
- Hati-hati, Perampok Menyamar Penjual Sate
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Kawanan perampok terdiri dari sepuluh orang menyatroni sebuah mini
market Alfamart yang terletak di Jalan WR Supratman Nomor 10 B,
Kelurahan Cempaka, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis
(22/12/2011) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB.
Muhammad Ma'mun (31) saksi sekaligus korban penyekapan perampok tersebut menuturkan kronologi kejadian kepada polisi.
Tiba-tiba menurut Ma'mun, perampok langsung masuk dan mengacungkan berupa golok "Jangan bersuara kalau bersuara saya bunuh," ucap Ma'mun menirukan kata-kata sang perampok seperti yang dikutip dari blog Humas Polda Metro Jaya, Jumat (23/12/2011).
Takut dengan ancaman para perampok, lantas karyawan yang pada saat itu bekerja menuruti kehendak sang perampok. Karyawan Alfarmart pun dikumpulkan, lalu diikat tangannya dengan menggunakan sumbu kompor.
"Saya diancam dan disuruh membuka brankas, ketika brankas dibuka dua pelaku lainnya mengambil barang-barang," ungkapnya.
Kemudian Ma'mun ditarik pelaku dan dikumpulkan di gudang bersama dua orang temannya dengan tangan terikat dan pelaku langsung mengambil uang tunai di brangkas sebesar Rp 11 juta. Kini kasus tersebut ditangani Polsek Metro Ciputat.(*)
Muhammad Ma'mun (31) saksi sekaligus korban penyekapan perampok tersebut menuturkan kronologi kejadian kepada polisi.
Tiba-tiba menurut Ma'mun, perampok langsung masuk dan mengacungkan berupa golok "Jangan bersuara kalau bersuara saya bunuh," ucap Ma'mun menirukan kata-kata sang perampok seperti yang dikutip dari blog Humas Polda Metro Jaya, Jumat (23/12/2011).
Takut dengan ancaman para perampok, lantas karyawan yang pada saat itu bekerja menuruti kehendak sang perampok. Karyawan Alfarmart pun dikumpulkan, lalu diikat tangannya dengan menggunakan sumbu kompor.
"Saya diancam dan disuruh membuka brankas, ketika brankas dibuka dua pelaku lainnya mengambil barang-barang," ungkapnya.
Kemudian Ma'mun ditarik pelaku dan dikumpulkan di gudang bersama dua orang temannya dengan tangan terikat dan pelaku langsung mengambil uang tunai di brangkas sebesar Rp 11 juta. Kini kasus tersebut ditangani Polsek Metro Ciputat.(*)
Editor : Ridwan Putra
Sumber : Tribunnews.com