A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pemprov Sulsel Tak Berdaya Atur CSR Perusahaan - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribun Timur

Pemprov Sulsel Tak Berdaya Atur CSR Perusahaan

Selasa, 20 Desember 2011 19:38 WITA
Pemprov Sulsel Tak Berdaya Atur CSR Perusahaan
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kesulitan
mengkoordinir pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan di Sulsel. Hambatan terbesar yang dihadapi Pemprov Sulsel karena belum adanya Peraturan Pemerintah (PP) dari undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas.

Selain persoalan payung hukum yang melilit, persoalan komitmen perusahaan di Sulsel untuk mendukung program pembangunan pemerintah daerah melalui dana CSR pun masih lemah.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel, Irman Yasin Limpo menjelaskan dalam Undang-undang nomor 40 tahun 2007 telah dengan gamblang menjelaskan bahwa setiap perusahaan wajib menyediakan dana CSR untuk pembangunan daerah.

"Kesulitan kita ada di situ, belum ada PP sehingga untuk menuangkan dalam Perda khawartir nantinya bertabrakan," kata Irman di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (20/12).

Lebih jauh menurut Irman, tidak dirinci pengelola dan besaran CSR yang dibebankan kepada setiap perusahaan. Yang pasti, dana CSR yang dikeluarkan oleh sejumlah perusahaan belum memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Sulsel.

Dana CSR sedianya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti kebutuhan akan pendidikan dan kesehatan.

Adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini mengakui meskipun dalam Perda tentang penanaman modal terdapat pasal yang mengatur tentang penyediaan dana CSR, namun diakui belum cukup kuat "memaksa" setiap perusahaan memenuhi kewajibannya.

Sedangkan untuk menerbitkan perda khusus tentang CSR harus mengacu peraturan pemerintah. Yang bisa dilakukan Pemprov Sulsel untuk menumbuhkan kesadaran perusahaan adalah dengan terus mengintensifkan sosialisasi ke perusahaan. (*/tribun-timur.com)
Editor: Muh. Irham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
75358 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas