Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Iran-Irak Serah Terima Korban Perang

Iran dan Irak melakukan acara serah terima 93 jenazah korban perang Iran-Irak, Minggu kemarin

Tayang:
Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, SHALAMCHA - Iran dan Irak melakukan acara serah terima 93 jenazah korban perang Iran-Irak, Minggu kemarin. Acara serah terima dilangsungkan di pintu perbatasan Shalamcha di Irak selatan, ditandai dengan korps musik militer memainkan lagu kebangsaaan kedua negara.

Sebanyak tiga jenazah prajurit Iran diserahkan oleh pihak Irak. Sebaliknya, pihak Iran menyerahkan 90 jenazah prajurit Irak. Hanya satu jenazah dari Irak yang dikenali identitasnya, sementara 92 lainnya dalam kondisi tak dikenal. Peti jenazah mereka ditutup bendera negara masing-masing.

Mereka adalah para prajurit yang menjadi korban Perang Iran-Irak, yang berlangsung 1980-1988 lalu. Jasad para korban perang ini ditemukan di beberapa kawasan perbatasan tempat beberapa pertempuran besar terjadi waktu itu.

Meski sudah berakhir lebih dari 20 tahun, masih banyak prajurit dari kedua negara yang sampai hari ini belum diketahui nasibnya. "Perbatasan Irak-Iran sangat panjang, itu sebabnya pencarian jasad para korban butuh banyak waktu dan usaha," tutur Mehdi Al-Tamimi, pejabat kantor urusan hak asasi manusia pemerintah Irak di Basra.

Sejak 1996, Irak telah menerima 2.229 jenazah korban perang dari Iran, sementara Teheran telah menerima 1.473 jenazah dari Irak melalui pintu perbatasan Shalamcha saja. Perang Irak-Iran diperkirakan menelan korban hingga satu juta jiwa. Menurut Tamimi, pertukaran jasad korban perang hari Minggu tersebut adalah yang ketujuh kalinya sejak 2003.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved