Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Timur

Pamor Senjata Bugis ini Rp 750 Ribu

Rabu, 9 November 2011 21:09 WITA

Pamor Senjata Bugis ini Rp 750 Ribu
Pamor Senjata Bugis ini Rp 750 Ribu
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR-COM - Pusat pengembangan seni dan budaya Kompas Gramedia, Bentara Budaya, Rabu (9/11/2011) petang ini, mengagendakan pameran Keris Pusaka Bugis dan Serumpun serta peluncuran buku karya Ahmad Ubbe', "Senjata Pusaka Bugis" (Bugis Weapons Heritage), Pamor dan Landasan Spiritual (Gramedia, November 2011).

Selain Ahmad Ubbe', buku ini juga ditulis dua pemerhati tosan aji Indonesia, Andi M Irwan Zulfikar dan Dray Vibrianto Senewa.

Untuk ukuran karya budaya, buku ini terbilang eksklusif. Harga jual di Bentara Budaya, Rp 750 ribu.

"Asal jangan tawar keris dan badiknya, harganya bisa miliaran, " kata Wakil Sekretaris Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP-KKSS) M Saleh Mude.

Harga itu dinilai sepadan,. Buku ini full colour, dengan kualitas cetakan hard cover. "kami desain untukl referensi, hadiahm,  kolektor, dan mereka yang masih menghargai budaya leluhurnya. Di buku Ini Anda akan dapat penjelasan, badik dan senjata yang diwariskan ke Anda," kata Ahmad Ubbe'.

Event budaya ini dijadwalkan dibuka Pukul 18.00 wib, kompleks Bentara Budaya Jl. Palmerah Selatan nomor 17 Kompas-Slipi Jakarta Barat.

Hadir juga, sebagai among ayu dari Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Mahasiswa Indonesia (Ikami) Sulsel, Sharina, Eryanti Mallarangeng, Affadi Rahman, dan Abdul u'tadir. (cr6)  

Penggagas The Bugis-Makassar Polobessi
SIAPA Ahmad Ubbe? Dia sendiri adalah akademisi sekaligus peneliti spesialis senjata tajam yang mendirikan The Bugis Makassar Polobessi Club (TBMPC). Organisasi nirlaba ini, banyak memperkenalkan budaya Bugis-Makassar, melalui benda pusaka badik.

Polobessi, atau yang di Jawa dikenal dengan Tosan Aji, adalah terjemahan budaya dari senjata pusaka bagi lelaki asal selatan Sulawesi.

Wakil Sekretaris Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP-KKSS) M Saleh Mude, kepada Tribun, mengabarkan, pameran ini akan menampilkan badik, senjata khas bugis-Makassar, dalam rentang sejarah bumi perantau Sulawesi, dan perantau di Kalimantan, Sumatera, dan Semenanjung Malaysia.(cr6)
Editor: Ridwan Putra
Sumber: Tribunnews.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas