Citizen Reporter
Dialog Kepemudaan Menuju Pilkada Takalar
Beberapa kalangan muda yang akan tampil sebagai balon, seperti Natsir ibrahim,Burhanuddin Baharuddin,jen syarif,Amin Yakub, samsari kitta
Tayang:
Penulis: Ridwan Putra | Editor: Ridwan Putra
Citizen Reporter
Irwansyah M DT,Koordinator KPDH Takalar
Melaporkan dari Takalar
Beberapa kalangan muda yang akan tampil sebagai balon, seperti Natsir ibrahim,Burhanuddin Baharuddin,jen syarif,Amin Yakub,samsari kitta dan Ziaurrahman mustari.(*)
Irwansyah M DT,Koordinator KPDH Takalar
Melaporkan dari Takalar
DALAM Momentum Hari Sumpah Pemuda,28 Oktober, Pihak Komunitas Pekerja
Demokrasi & HAM Takalar akan menggelar Dialog Kepemudaan dengan Tema
"Layakkah Takalar Dipimpin Dari Kalangan Muda, Siapkah Kalangan Muda
Pimpin Takalar?"
Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut
terjawab dalam dialog nantinya sejauh mana obsesi dan kesiapan kalangan
muda untuk memimpin takalar
lima tahun kedepan.
Dialog ini akan dilaksanakan dua
sesi,sesi pertama akan dilaksanakan di warkop cikaliya _ Takalar, dan
sesi kedua pihak KPDH Takalar akan mengundang bakal calon
bupati/wakil bupati dari kalangan muda di kantor redaksi harian tribun
timur untuk memaparkan obsesi mereka untuk tampil sebagai bakal calon.
Narasumber dialog ini adalah para balon bupati/wakil bupati dari kalangan muda, yang akan memaparkan obsesi mereka, karena banyaknya wajah baru dari kalangan muda untuk meramaikan bursa balon dan belum di dengar argumen mereka.
Selain itu, juga menghadirkan dosen Unismuh Makassar, Arqam Asikin" Ujar Koordinator KPDH Takalar,Irwansyah M DT.
Dalam
lima dekade ini, Takalar selalu dikendalikan dari kalangan senior baik
itu dari putra daerah maupun bukan putra daerah tapi takalar belum
mengalami perubahan secara maksimal, dengan tampilnya kalangan muda
untuk mengendalikan takalar, takalar sudah mengalami perubahan karena
kalangan muda masih jernih berpikirnya.
Beberapa kalangan muda yang akan tampil sebagai balon, seperti Natsir ibrahim,Burhanuddin Baharuddin,jen syarif,Amin Yakub,samsari kitta dan Ziaurrahman mustari.(*)