A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Jurnalis Ajattapareng Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Timur

Jurnalis Ajattapareng Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis

Jumat, 23 September 2011 20:23 WITA
PAREPARE, TRIBUN-TIMUR.COM - Puluhan jurnalis se Ajatappareng, dari sejumlah media elektronik, cetak, online dan radio, yang terhimpun dalam Persatuan Jurnalis Ajatapparen (Pijar) menggelar aksi keprihatinan  di Monumen 40 Ribu Jiwa Parepare, Jumat (23/9/2011) atas musibah yang menimpa Kontributor SCTV Zainuddin.

Aksi simpatik ini berlansung sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 wita. Para jurnalis tersebut juga menggelar aksi gantung ID card sebagai bentuk aksi keperihtinan yang melanda Zainuddin. Zainuddin ditikam oleh salah seorang keluarga tersangka pengedar narkoba, yang kesal karena beritanya ditayangkan.

Kordinator Perhimpunan Jurnalis Ajatappareng (PIJAR), Alfiansyah Anwar mengatakan, kejadian ini dikhawtirkan akan mengakibatkan para jurnalis tidak lagi memiliki kebebasan.

"Kami meminta kepada Kapolda Sulsel, dan Kapolrestabes Makassar, tidak berdiam diri dan segera menangkap pelaku, dan memberikan hukuman yang setimpal" ucap dia.

Sementara itu, Kordinator Aksi, Qodriansyah Sofyan menjelaskan, selama ini berbagai sejumlah kasus yang menimpa sejumlah jurnalis, dari perampasan alat peliputan, penganiayaan dan pemukulan.

"Kami aksi bukan hanya  untuk kasus ini, tetapi kami mengingatkan bahwa pekerjaan kami bukan cari masalah tapi mencari kebenaran, dan saya berharap masyarakat Indonesia tahu akan itu, karna masalah - masalahnegara hingga saat ini terbuka karna kami ," jelas Qodriansyah.(*/tribun-timur.com)
Penulis: Achwan Ali
Editor: Muh. Irham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
40382 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas