5 Kesepakatan Tokoh Maluku-Ambon di Makassar
Tribun Timur - Senin, 12 September 2011 15:02 WITA

Suasan pertemuan pengurus KWIMMU di Makassar untuk membahas kerusuhan Ambon.
Berita Terkait
- Ahok Nyaris Jadi Korban Kerusuhan Mei 1998
- DPRD Maluku Belajar Retribusi Pelayanan Kesehatan…
- 3G XL Bisa Diakses di Ambon dan Jayapura
- Korban Bentrok Maluku Juga Dirawat di Puskesmas
- Hentikan Bentrok, Tentara Maluku Menembak
- Inilah Daftar Korban Bentrok Maluku
- Korban Dirawat di Rumah Sakit Masohi
- Lima Warga Maluku Tewas
- Warga Maluku Kembali Bentrok
- Tiap Pengungsi Gamalama Dapat Rp 48 Juta
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekitar 30-an warga Ambon dari dua komunitas berbeda, Kerukunan Warga
Islam Maluku dan Maluku Utara (KWIMMU) dan warga Ambon di Makassar menggelar pertemuan damai di Makassar, Senin (12/9/2011), di Warkop Cappo, Jl
Sultan Alauddin.
Lima poin kesepakatan mereka yaitu: .
"KWIMMU dalam menyikapi masalah kerusuhan di Ambon dengan melahirkan beberapa statement:
1. Memberikan penghargaan kepada masyarakat Ambon dan sekitarnya yang telah mengikuti himbauan aparat sehingga situasi semakin kondusif.
2. Mengharapkan agar aparat untuk senantiasa proaktif melakukan tugas pengamanan dan masyarakat diminta untuk membantu tugas-tugas aparat.
3. Menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sulselbar yang dengan cepat mendistribusi 200 aparat kepolisian untuk membantu aparat kepolisian yang ada di Ambon.
4. Menghimbau kepada pemerintah untuk mendekati seluruh komponen masyarakat pemangku-pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda untuk berkumpul, berembuk untuk menyelesaikan persoalan kerusuhan secara bijak.
5. Menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh siapapun yang hendak merusak hubungan persaudaraan antar sesama masyakarakat yanga ada di Kota Ambon dan sekitarnya karena bagaimanapun Katong Semua Basudara".
Rangkuman hasil pertemuan ini kami tulis secara lengkap tanpa ada perubahan sedikit pun.(*)
Lima poin kesepakatan mereka yaitu: .
"KWIMMU dalam menyikapi masalah kerusuhan di Ambon dengan melahirkan beberapa statement:
1. Memberikan penghargaan kepada masyarakat Ambon dan sekitarnya yang telah mengikuti himbauan aparat sehingga situasi semakin kondusif.
2. Mengharapkan agar aparat untuk senantiasa proaktif melakukan tugas pengamanan dan masyarakat diminta untuk membantu tugas-tugas aparat.
3. Menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sulselbar yang dengan cepat mendistribusi 200 aparat kepolisian untuk membantu aparat kepolisian yang ada di Ambon.
4. Menghimbau kepada pemerintah untuk mendekati seluruh komponen masyarakat pemangku-pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda untuk berkumpul, berembuk untuk menyelesaikan persoalan kerusuhan secara bijak.
5. Menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh siapapun yang hendak merusak hubungan persaudaraan antar sesama masyakarakat yanga ada di Kota Ambon dan sekitarnya karena bagaimanapun Katong Semua Basudara".
Rangkuman hasil pertemuan ini kami tulis secara lengkap tanpa ada perubahan sedikit pun.(*)
Penulis : Thamzil Thahir
Editor : Ridwan Putra
