• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Timur

CITIZEN: Keputusan Rapat PCNU Gowa

Senin, 5 September 2011 16:15 WITA


Laporan: Dr. Mahmud Suyuti, M.Ag Pembina Ponpes NU Bahrul Ulum  melaporkan dari Pallangga Gowa

TRIBUN-TIMUR.COM -- Rapat pleno PCNU Gowa (5/9/2011) yang dihadiri pengurus prangkat organisasi dibawah struktur NU Gowa  terdiri dari Dewan Syuriah, Tanfidziyah, Muslimat, Fatayat, GP. Ansor, IPNU-IPPNU, Lembaga Pendidikan Ma'arif NU, LDNU, guru-guru dan pembina Ponpes
Bahrul Ulum Pallangga.

Dilaksanakan di Pondok Pesantren milik PC.NU Gowa rapat ini menghasilkan empat keputusan, yakni: 1. Komferensi Cabang (komfercab) akan digelar pada bulan Desember 2011 mendatang. 2. Mata pelajaran Ashlus Sunnah wal Jamaah (Aswajah) pada semua tingkatan dan kelas di lembaga pendidikan milik NU yang alokasi jam pengajarannya selama ini dua jam menjadi tiga jam setiap minggu. 3. Dai/muballig yang tergabung dalam Lembaga Dakwah (LDNU) setiap menyampaikan ceramah/khutbah di mesjid-mesjid,  dianjurkan untuk memasukkan materi Aswajah. 4. Pengajian kitab di Ponpes NU Bahrul Ulum ditambah dengan materi-materi pendalaman yang dibawakan-diajarkan langsung oleh kiai-ulama senior NU.

Dalam forum rapat tersebut Ketua LP. Ma'arif NU Gowa, Drs. H. Hannabi Rizal, M.Pd mengemukakan bahwa lembaga pendidikan formal milik NU di Gowa dibawah naungan LP. Ma'arif sebanyak 16 buah terdiri sekolah, madrasah dan pesantren, dan untuk tahun pelajaran 2012-2013 nanti akan genap menjadi 17 karena akan diresmikan lagi satu lembaga pendidikan yakni MTs Ma'arif NU di Kec. Sapaya yang peletakan batu pertamanya telah dilakukan oleh Rois Syuriah NU Sulsel, AG.KH. Sanusi Baco, Lc, pada bulan Ramadhan lalu.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kab. Gowa ini yang sekarang sebagai dosen UNM Makassar menginstruksikan kepada semua kepala sekolah dan madrasah dibawah struktur LP. Ma'arif NU Gowa segera mensosialiasikan hasil rapat terkait di bidang pendidikan seperti penambahan jam pelajaran Aswajah dengan ketentuan bahwa satu jam fokus pada materi tentang eksistensi NU dan dua jam tentang ke-Aswjah-an sehingga semuanya tiga jam.

Ketua PC.NU Gowa, Drs. K.H. Jabbar Hijaz Dg.Sanre, MSi yang sekaligus memimpin rapat pleno menyatakan bahwa pada konfercab mendatang dirinya tidak ingin dipilih kembali menahkodai NU di Gowa bilamana para pengurus tidak memperlihatkan partisipasi aktifnya terhadap kegiatan NU.

Kegiatan yang dianggapnya paling sukses dalam periodenya itu adalah pembentukan dan pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di seluruh kecamatan, pelatihan dai/muballig dan safari Ramadhan setiap tahun, penerbitkan buletin Aswajah LDNU setiap jumat, pelaksanaan laylatul ijtima' setiap bulan bagi warga nahdliyin, dan dalam waktu dekat atau sebelum komfercab, akan diadakan rihlah (kunjungan) ke semua MWC untuk mengadakan halaqah Aswajah.

Imam besar mesjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa ini kemudian menyampaikan bahwa pendalaman materi pengajian di Ponpes NU Bahrul Ulum untuk bidang Aswajah akan dibawakan oleh AG. KH. Sanusi Baco, Fikih oleh AG.KH. Muh. Harisah AS, Tafsir oleh Prof. Dr. K.H. Mustamin Arsyad, Lc, MA, Tasawuf oleh Habib Syekh Sayyid KH. Abd. Rahim Assegaf Puang Makka.

Di akhir rapat, Ketua PC.NU Gowa yang telah menerima bantuan 200 zak semen dari Gubernur Sulsel, ditambah uang tunai 10jt dari Redindra Putra Syahrul YL dan Indira Cunda Syahrul YL, menyerahkannya secara resmi kepada wakil Kepala Ponpes NU Bahrul Ulum, H.Abbas Ali Mayo, Lc, MA.(*)
 

Penulis: CitizenReporter
Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas