Forum Diskusi Tribun Timur
IASmo dan Kisah Genderang Perang dari Nasran Mone
Istilah "menabuh genderang perang" perang ini keluar dari mulut Nasran Mone.
Penulis: Mansur AM | Editor: Thamzil Thahir
Nasran Mone, elite Golkar Makassar, ternyata salah satu orang yang namanya terseret-seret dalam konflik ini.
Konflik ini wajar memanas. Ilham dulu adalah Ketua Golkar Makassar sekaligus Ketua Golkar Sulsel. Namun setelah hengkang menjadi Ketua DPD Demokrat Sulsel, Supomo justru trerpilih menjadi Ketua DPD Golkar Makassar.
Wacana genderang perang pun mencuat. Istilah "menabuh genderang perang" perang ini sendiri keluar dari mulut Nasran Mone.
Berikut kisahnya; Rabu (11/5/2011) beberapa saat sebelum jumpa pers Supomo Guntur Nasran Mone, berujar; "kalau Ada perintah dari pak Ketua, dan genderang perang ditabuh, kita akan serang dan perang"
Saat itu, memang Nasran dicari sang ketua Golkar. Jumpa pers di sekretariat DPD Golkar Makassar, Jl Lasinrang.
Saat Jumpa pers, Supomo didampingi Ketua harian DPD Golkar Makassar, Haris Yasin Limpo dan Sekretaris Golkar Makassar, Farouk M Betta.
Sekadar diketahui, di kalangan Golkar Makassar, Sopomo terpilih setelah tarik menarik antara kubu Haris Yasin Limpo dan Kubu Farouk M Betta. Kubu Haris disebut sebagai representasi ketua DPD Golkar Sulsel Syahrul YL, sedangkan Farouk adalah representasi kubu Ilham Arief Sirajuddin, yang masih banyak di Golkar Makassar.
Terpendam semalam-, istilah "Siap Menabuh Genderang Perang" dari Nasran Mone pun sampai di Balaikota, lebih tepatnya di telinga Ilham.
Kamis (12/5/2011) pagi di Warkop Kopi Zone, Panakkukang, Makaaasr, Nasran hadir. Dia terlihat menyapa Ilham, yang jadi keynote speakers di acara launching, buku "The Power of 67,9 Persen, strategi kemenangan IASmo."
Tapi Ilham yang saat itu disamping calon Wali Kota Makassar, Idris Manggabarani (Idial) juga lebih banyak diam.
Setelah diskusi, saat Ilham masuk ke kabin mobil DD 1 A, nasran ikut. Ilham pun berujar kepada Nasran. "Apa itu tabuh genderang perang Nasran..."
Nasran tersenyum dan menunduk. Dia pun langtsung ikut masuk ke dama kabin DD 1 A. "Aiii, ada lagi salahnya Nasran itu kalau begitu," kata seorang peserta diskusi yang dekat dengan Ilham. (*)