A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Jangan Coba-Coba Konvoi Usai UN - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Timur

Jangan Coba-Coba Konvoi Usai UN

Selasa, 19 April 2011 21:44 WITA
Jangan Coba-Coba Konvoi Usai UN
ilustrasi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM  - Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengancam akan menahan ijazah bagi siswa yang pawai usai mengikuti ujian nasional. Himbauan untuk menjatuhkan sanksi ini telah disampaikan ke semua SMA di Makassar. Hal ini diungkapkan Ilham, Selasa (19/4/2011) di ruang kerjanya.

"Himbauan ini telah disampikan kepada semua kepala sekolah untuk selanjutnya menyampaikan kepada siswanya. Saya juga mengimbau kepada orangtua untuk memberi pengawasan terhadap anaknya agar tidak melakukan seperti itu karena sangat berbahaya," Ketua DPD Sulsel Partai Demokrat ini.

Selain mengimbau untuk tidak menggelar pawai atau konvoi dengan kendaraan bermotor, Ilham juga meminta kepada siswa agar tidak mencorat-coret fasilitas umum dan rambu lalu lintas dengan cat semprot.

Tahun 2010 lalu, sejumlah siswa SMA dan SMP di Makassar menggelar pawai usai mengikuti ujian nasional. Sepanjang jalan yang dilalui, sejumlah fasilitas umum dan rambu lalu lintas dirusak dan dicoreti.

Hari ini dan besok polisi lalu lintas dan patroli bermotor akan menggelar razia di sejumlah ruas jalan di Makassar. Razia ini digelar untuk menjaring siswa yang melakukan konvoi lalu tidak mengenakan helm, kendaraannya tidak dilengkapi alat standar keamanan, dan kebut-kebutan.(*)
Penulis: Edi Sumardi
Editor: Muh. Irham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas