Perampokan
Kawanan Bertopeng Ninja Rampok Madrasah
Kawanan Bertopeng Ninja Rampok Madrasah
Para penjahat bertopeng itu membawa barang curian setelah memperdayai penjaga sekolah, Supardi (50). Penjaga malang itu bahkan disekap oleh pelaku dan diancam dibunuh.
Rasa trauma dan ketakutan masih terlihat di wajah Supardi. Dengan terbata-bata, pria malang itu menuturkan, Kamis dini hari seusai mengecek lingkungan sekolah, Supardi berjaga di dalam laboratorium bahasa milik sekolah. Namun, belum lama mengecek kondisi laboratorium, tiba-tiba empat orang bertopeng ala ninja masuk ke dalam ruang setelah mencongkel kunci pintu.
Seorang ninja langsung membekap mulut Supardi, sementara seorang lagi mengalungi lehernya dengan celurit. Mereka mengancam akan membunuh Supardi jika bergerak ataupun berteriak. Sementara itu, dua orang lainnya mengobrak-abrik dan merusak meja komputer yang dijadikan sebagai server laboratorium bahasa.
”Kalau berteriak ta’sembelih,” tutur Supardi menirukan ancaman salah satu ninja.
Supardi menambahkan, barang-barang yang ada di laboratorium, seperti server, komputer, laptop, dan pengeras suara aktif dibawa kabur kawanan ninja tersebut. Supardi tak bisa berbuat banyak, padahal barang-barang itu masih digunakan untuk menunjang proses pembelajaran siswa.
Bahkan, kata Supardi, pompa air yang disimpan dalam kerangka besi juga diambil. Akibat perampokan bersenjata tersebut, sekolah menderita kerugian jutaan rupiah.
Humas polres Demak, AKP Sutomo mengatakan, kasus ini sudah ditangani Polres Demak. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku sudah mempelajari situasi sehingga mudah menjalankan aksinya dengan memanfaatkan kelemahan si penjaga.
”Petugas sudah bergerak untuk mengejar pelaku,” katanya.